Kiat menjaga kebersihan bayi Anda yang baru lahir
Siapa yang mengira bahwa makhluk mungil ini memerlukan begitu banyak perawatan-pemotongan tali pusar, kuku jari/kuku kaki, sunat, tindik telinga, bercak-bercak merah, dan semacamnya bisa menimbulkan kebingungan dan keraguan bagi ibu baru. Tapi, ini bukan sesuatu yang perlu ditakuti. Dengan bantuan para ibu yang berpengalaman, buku perawatan bayi dan nasihat dokter anak, kami menyusun daftar persoalan dalam pemeliharaan bayi baru lahir dan kiat terkait untuk membantu para orangtua baru.
Perawatan Kepala/Wajah
Kadang, orangtua terkejut melihat bayi baru mereka yang mempunyai bercak-bercak, jerawat, luka, noda dan sedikit "ketombe". Hal ini jauh berbeda dengan bayi sempurna yang dipajang dalam majalah. Tidak perlu cemas; seiring dengan penyesuaian tubuh bayi terhadap lingkungan baru dan sistem dalam tubuh membersihkan dirinya dari hormon bawaan saat lahir, kulit bayi yang halus selembut sutera akan mulai nampak. Sebelum hal itu terjadi, berikut adalah cara untuk menangani masalah kulit yang umum terjadi.
Bercak Pada Kulit Kepala
Bercak pada kulit kepala berwarna kekuningan. Bercak ini berasal dari kulit kering yang kadang muncul pada kulit kepala dan dahi bayi (menyerupai ketombe) pada beberapa bulan pertama. Rawatlah ini dengan bola kapas yang dibasahi baby oil dan gosok secara perlahan pada bagian yang terkena dengan gerakan memutar. Anda dapat membiarkannya semalaman agar ada waktu bagi kulit untuk menyerap minyaknya, kemudian bersihkan dengan shampo bayi yang lembut di pagi hari. Ulangi proses ini sampai bercak melunak dan terkelupas, tapi jangan berusaha mengelupaskannya dengan kuku jari Anda karena bisa menimbulkan rasa gatal dan mungkin memperburuk keadaan.
Jerawat Bayi
Bintik kecil dan menonjol menyerupai bintik putih kadang muncul pada hidung, dahi dan dagu bayi. Bintik ini disebut milia, timbul akibat penggumpalan kelenjar minyak yang belum matang pada bayi. Para ahli mengatakan bahwa perawatan terbaik untuk ini adalah tidak melakukan apa-apa karena lambat-laun milia ini akan hilang sendiri. Baca selengkapnya mengenai jerawat bayi di sini.
Perwatan Telinga:
Tindik Telinga
Biasanya dilakukan pada saat bayi lahir atau dalam waktu tiga bulan setelah bayi lahir. Tindik telinga akan lebih mudah dirawat dan dijaga sebelum tangan bayi bisa bergerak bebas. Untuk mencegah infeksi, lakukan tindik telinga ini oleh dokter atau tenaga ahli dengan menggunakan peralatan dan di lingkungan yang bebas hama. Berikan anting yang bersifat hipoalergen. Tindik telinga biasanya sembuh dalam tiga hari dan antingnya harus diputar searah jarum jam dan berlawanan arah jarum jam, dua kali sehari dan diolesi salep anti bakteri atas resep dokter dua kali sehari. Seka dengan biting kapas steril yang dicelupkan ke dalam alkohol untuk menyeka kotoran dan residu.
Perawatan Tangan/Kaki:
Menggunting Kuku Jari Tangan/Kuku Jari Kaki
Jari tangan dan jari kaki yang serba mungil mempunyai kuku yang lebih mungil dan Anda harus sangat berhati-hati. Kadang, bayi lahir dengan kuku jari yang panjang dan bisa membahayakan wajah bayi. Kuku jari bayi yang tipis dan lunak dapat dengan mudah digunting dengan gunting khusus untuk bayi (yang ujungnya bundar). Pemotong kuku bayi kadang lebih sulit dikendalikan pada jari-jari yang begitu mungil. Gunting secara melintang lurus dan lakukan setelah mandi saat kuku lebih lunak dan lebih mudah digunting. Selain itu, saat paling baik untuk menggunting kuku adalah ketika bayi tidur, atau dengan bantuan seseorang untuk menjaga gerakan jari bayi.
Perawatan Tubuh:
Membersihkan Tali Pusar
Tali pusar sisa ari-ari memerlukan perawatan ekstra hati-hati, namun dengan sedikit latihan dan persiapan, hal ini mudah dilakukan.
Setiap kali sesudah mandi, jagalah agar tali pusar ini tetap kering dengan menaruh handuk wajah yang bersih dan dilipat pada sekeliling tali pusar. Untuk perawatan tali pusar sehari-hari, Anda hanya memerlukan bola kapas atau biting kapas steril yang dibasahi air matang. Jangan sampai membasahi tali pusar (tunda dahulu untuk memandikan bayi dalam bak mandi sampai tali pusarnya terlepas), tetapi seka sekelilingnya untuk membersihkan bekas darah dan kotoran yang ada di sekitarnya. Sebagian orang akan menyarankan untuk menggunakan bola kapas dan biting kapas yang dibasahi alkohol untuk membersihkan sehari-hari. Tetapi, menurut saran ahli, hal ini tidak perlu dilakukan dan hanya akan membuat kulit bayi menjadi kering. Tapi, jika Anda memilih untuk melakukannya, lindungilah kulit bayi dengan menutupi area di sekitarnya (bukan tali pusarnya) dengan losion bayi terlebih dahulu agar kulit bayi tidak mengering. Selain itu, jagalah agar popok dan baju bayi tidak sampai bergesekan dengan tali pusar. Lipatlah bagian atas popok ke bawah dan hem kemejanya menjauhi bagian tali pusar. Tidak perlu memberikan salep tambahan jika tali pusar sembuh secara normal. Biasanya, tali pusar lepas antara sepuluh dan empat belas hari setelah bayi lahir. Pada pusar akan terlihat sekresi kecil dan tampak kemerah-merahan, tapi hal ini normal. Jika ada pendarahan, periksakan ke dokter.
Perawatan Sunatan
Penis yang disunat akan sembuh dalam tiga hingga sepuluh hari dan memerlukan kain perban steril baru setiap kali mengganti popok. Jagalah agar daerah sekitar penis tetap kering dan bersih. Oleskan jelly petroleum atau salep atas resep dokter pada ujung penis untuk mendorong kesembuhan dan mencegah iritasi setiap kali setelah mengganti popok. Para ahli menyarankan untuk menggunakan popok ganda pada hari pertama yang berfungsi sebagai bantal penyangga untuk penyembuhan penis dan melindunginya agar tidak terkena paha bayi saat menendang-nendang.
Kitty Ricafort, Khusus untuk Yahoo! Southeast Asia
Salam kunjungan.. singgah la ke blog saya ;)
BalasHapussalam jg...sudah saya singgahi, tapi ga tau musti komen dimana..Thx bwat kunjungannya yaa..
BalasHapus